Site icon

Rute Panjang Blusukan Abah Anton Di Kelurahan Sawojajar

IMG_1531

Abah Anton Menyambangi Suami Dari Kader Lansia Bapak Agus Yang Sakit Di RW. 06

Blusukan sudah menjadi kegiatan wajib bagi Walikota Malang H. Moch Anton, Pria yang  biasa disebut “Abah Anton” dalam kegiatan blusukan kali ini menyambangi Kelurahan Sawojajar Kecamatan kedungkandang Minggu (28/02/2016). Dengan di dampingi sang Istri, Umi Farida, dia berjalan kaki menyusuri jalan-jalan kampung. Beberapa pejabat seperti Sekretaris Daerah, Kepala SKPD, Kepala Bagian, sampai camat serta lurah, Ketua RW dan RT  ikut dalam blusukan kali ini.

Abah Anton mendatangi beberapa warga yang tidak mampu. serta beberapa UKM yang ada di wilayah Kelurahan Sawojajar. Bahkan di kediaman Bapak Yunani, pelaku UKM pembuatan “Peyek” Abah Anton sempat menggoreng sendiri dan menghidangkannya pada rombongan, Keceriaan dan kebersamaan kala itu sangatlah melekat antara Kepala Daerah dengan Warganya. Tidak hanya itu Abah Anton pun menyempatkan diri untuk bersalaman dengaan semua warga yang memang telah menunggu kedatangannya sejak pagi, tak sedikit ibu-ibu dan anak-anak meminta untuk berfoto selfie bersama Walikotanya. Blusukan kali ini memang menempuh jarak yang cukup jauh Lihat rute Blusukan bahkan dalam candaan beliau mengatakan “Rajajowas rekor terlama blusukan” memang untuk mencapai finish di Ponpes Baitul Makmur di Jl Raya Sawojajar Gang 15 B memakan waktu hingga 9 (sembilan) jam.

Program Blusukan memang sangatlah strategis untuk mengetahui sejauh mana program pemerintah ini berjalan, serta menjadi bagian dari sambung rasa antara pemimpin dengan warganya sehingga program baik yang sudah berjalan maupun yang akan terlaksana tepat sasaran dan memang dapat di rasakan oleh seluruh warga Kota Malang.

Dalam sambutannya Abah Anton menyampaikan sangat banyak masyarakat yang sudah menciptakan kreativitas, namun masih banyak dari mereka yang kesulitan dari segi pendanaan maupun pemasaran. Dia mengacungi jempol kepada masyarakat yang sudah berkreasi dan memiliki inovasi usaha.

Kreativitas masyarakat ini semakin membuat Anton yakin Kota Malang bisa menjadi kota kreatif. “Kemandirian masyarakat sudah sangat baik. Pemerintah mempunyai kewajiban untuk memberikan fasilitas serta kemudahan bagi masyarakat,” kata dia.

 

Exit mobile version