Site icon

RW 06 Wacanakan Wilayahnya Menjadi Kampung Sinau

Masalah pendidikan memang menjadi sebuah masalah yang kompleks, peranan orang tua, lingkungan dan sekolah menjadi faktor utama dalam  keberhasilan pendidikan. Dan salah satu kunci dalam pendidikan ialah peranan orang tua. Sebenarnya kalau kita melihat keterlibatan orang tua sampai saat ini masih sangat kurang. Terutama orang tua yang di kota, yang sibuk dengan aktivitas di kantor. Sehingga terlihat sekali bahwa anak tersebut seolah-olah itu semua tanggung jawab guru. Padahal orang tua juga harus terlibat di dalam hal itu. Karena anak tersebut tidak hanya bisa dikreatifkan selama di sekolah saja. Anak tidak akan bisa kreatif kalau tidak ada pantauan secara langsung dari orang tuanya.

Keterkaitan orang tua dalam hal ini sangat penting. Apalagi kalau dilihat dalam proses belajar mengajar. Ada pekerjaan rumah yang tidak bisa dijawab, harusnya orang tua juga kreatif mencari dari buku yang lain. Atau membimbing anak mencarikan hal- hal yang lain sehingga dia merasa bahwa orang tuanya tidak sekadar memberikan uang jajan atau menyekolahkan dia. Tetapi juga ikut meningkatkan kreativitas atau meningkatkan pendidikan.

Dengan kata lain, dalam penggunaan pendidikan maka semua pihak terlibat. Dan oleh karenanya, baik guru, siswa, maupun orang tua mesti kreatif.

Selama ini sebagian orang berpikir bahwa pendidikan itu hanya merupakan tanggung jawab sekolah. Oleh sebab itu, ketika orang tua memasukan anaknya ke sekolah, mereka seolah-olah berpikir bahwa masalah telah selesai. Padahal mereka lupa bahwa orang tua merupakan bagian yang tak terpisahkan dari keberhasilan pendidikan itu sendiri.

Menyikapi hal itu Ketu RW 06 kelurahan Sawojajar memiliki gagasan menarik, mengingat diwilayah RW 06 memiliki gedung posyandu yang cukup besar, serta ketersediaan internet / hotspot gratis bagi warga, serta pemuda Karang Taruna yang aktif dan beberapa dari mereka memiliki basic pendidikan keguruan, Tjatur Edi Widodo selaku Ketua RW 06 ingin menjadikan RW 06 menjadi Kampung Sinau dimana memanfaatkan fasilitas yang ada untuk perpustakaan yang menyediakan  berbagai macam buku, selain itu pada hari tertentu anak-anak yang belajar akan mendapat bimbingan dan berbagai macam permainan pembentukan karakter.

“Kami berharap orang tua ikut terlibat dalam program ini, dan warga pun ikut memabantu menyumbangkan buku-buku yang memang sudah tidak dipergunakan lagi namun masih bermanfaat bagi anak-anak” ujar Ketua RW yang juga sebagai Guru di SMPN 1 Pakis ini.

Dalam data kami wilayah RW 06 terdiri dari 8 RT dimana jumlah penduduk nya mencapai 1852 jiwa dengan usia sekolah lebih kurang sebanyak 25% hal ini merupakan sebuah potensi bahwa wilayah tersebut akan terus berkembang. “Saat sore hari begitu banyak anak-anak usia sekolah bermain, alangkah baiknya jika waktu  tersebut digunakan untuk mengarahkan mereka pada permainan yang sekaligus membentuk karakter mereka” pungkasnya. (j-co)

 

Exit mobile version